Buletin Islam | Afganistan, Setelah dikuasai oleh Taliban hanya dalam beberapa hari, kini Harta Karun Afganistan mulai jadi rebutan beberapa negara.
Total Harta karun Afganistan mencapai nilai fantasitis, maka wajar setidaknya tiga negara saat ini sedang mengincar kekayaan tersebut, mluai China, Pakistan dan Prancis.
Harta karun tersebut berupa cadangan mineral yang belum dimanfaatkan dengan baik dan nilainya fantastis.
Melansir laporan CNN, Jumat (20/8/2021), pada 2010 ahli geologi Amerika Serikat (AS) menyebut nilai kandungan mineral ini mencapai US$ 1 triliun atau Rp 14.400 triliun (kurs Rp 14.400).
Baca Juga:
AS Bekukan Aset Senilai Rp. 133 T Dari Taliban Milik Bank Sentral Afghanistan
Ilmuwan dan pakar keamanan Ecological Futures Group, Rod Schoonover mengungkapkan kandungan kekayaan tambang Afganistan antara lain ada besi, tembaga, sampai emas di semua wilayah Afghanistan.
Lalu ada juga cadangan litium sebagai komponen penting untuk produksi baterai isi ulang atau teknologi lain untuk menjawab masalah krisis iklim.
Bahkan kandungan litium Afganistan menjadi yang terbesar di dunia.
Rod juga menyebutkan, konflik Afghanistan membuat proses eksplorasi menjadi sulit dan potensinya tidak dikelola dengan baik.
China, Pakistan, dan India, merupakan beberapa Negara yang yang ingin terlibat dalam proses ekstraksi cadangan mineral ini.
Mengutip media Afghanistan, Khamaa, Kementerian Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan juga memperkirakan tambang dan sumber daya alam Afganistan senilai US$ 3 triliun.
bahkan pihaknya telah menemukan 1.400 titik yang memiliki berbagai jenis sumber daya alam seperti gas alam, batu bara, garam, uranium, tembaga, emas, dan perak.
Baca Juga:
3 Hari Berkuasa, Kelompok Taliban Wajibkan Para Wanita Untuk Berkerudung
Lokasi Gas alam sebagian besar berada di provinsi utara Balkh, Shebirghan, dan Saripol yang diperkirakan mencapai 100 hingga 500 miliar meter kubik.
Sementara dalam penyelidikan terbaru yang dilakukan oleh NASA melalui foto satelit, ada lebih dari seratus zona minyak dan gas di Afghanistan.
Taliban juga saat ini sudah menguasai sejumlah provinsi dan wilayah yang memiliki sumber daya alam sangat banyak.
Salah satunya provinsi Baghlan, yang saay ini memiliki tambang batubara, emas, timah, dan granit.
Contoh lain provinsi Helmand, bahkan hasil survei geologi yang dilakukan oleh pejabat setempat, provinsi Helmand memiliki banyak tambang dan sumber daya alam seperti, muskovit di Balishang, batu hias di Malek Dokan dan Arbo, air raksa di Baghlan, kelereng, air mineral di Kajaki, dan pegmatit di Sangwal yang semuanya saat ini berada di bawah kekuasaan taliban.
Sementara provinsi Herat memiliki sumber daya alam berupa tambang besi di Tagab, gunung Pod, dan Palangsor, tambang tembaga di Shaida, Simkoh, tinny di Fostak, emas di Enjeel, dan tambang bismut.






