Hal itu yang kerap kali membuat bintang-bintang Ligue 1 hanya dianggap sebagai batu loncatan dalam perjalanan karier banyak pemain sepak bola.
Jarang sekali pemain-pemain bintang yang bertahan lama berkompetisi di Ligue 1 Prancis. Legenda ‘Les Bleus’ yang melejit di Ligue 1 macam Thierry Henry, Zinedine Zidane, dan David Trezeguet pun mewujudkan hasrat besar mereka untuk bertarung di kompetisi lain.
Mbappe baru akan berusia 23 tahun tetapi ia sudah menghabiskan delapan musim di Ligue 1. Tak ada lagi gelar yang belum dimenangkan Mbappe dalam tataran kompetisi domestik.
Seberapa besar gaji yang ditawarkan PSG pun, ada hal-hal lain yang tak bisa dibeli PSG untuk Mbappe. Hal itu adalah hasrat merasakan kompetisi lain sekaligus mengukur kemampuan diri.
Karena itu Mbappe akan terus diselimuti rasa penasaran dan motivasi besar untuk hengkang ke luar Prancis.
Bila pada akhirnya PSG mengikhlaskan Mbappe untuk pergi, pelabuhan berikutnya bagi Mbappe menarik untuk dinanti.
Selama ini Real Madrid disebut sebagai klub yang paling dekat untuk mendaratkan Mbappe. Namun ada sejumlah faktor yang membuat Madrid tidak terlalu difavoritkan lagi untuk bisa merayu Mbappe.
Zinedine Zidane saat ini tidak lagi jadi pelatih Madrid. Padahal sebelumnya Zidane disebut jadi salah satu faktor kuat yang bisa mendorong Mbappe datang ke Madrid.
Kondisi Madrid sendiri saat ini tidak benar-benar jadi tim yang kompetitif. Los Blancos kehilangan Sergio Ramos dan Raphael Varane di lini belakang.
Di lini tengah dan depan, mereka juga masih mengandalkan sejumlah amunisi tua seperti Luka Modric dan Karim Benzema.
Dari segi atmosfer kompetisi, La Liga pun kalah semarak dibandingkan Liga Inggris. Terlebih La Liga baru saja kehilangan Messi, setelah tiga tahun sebelumnya kehilangan Cristiano Ronaldo. Dua sosok ini yang jadi wajah utama La Liga
Poin-poin ini yang masih memungkinkan Mbappe berbalik arah dan tak jadi memilih Real Madrid dan malah memilih salah satu klub di Liga Inggris.
Atas alasan itu pula, Mbappe bisa jadi tak tergesa-gesa meminta dijual musim ini. Mbappe mau bertahan di PSG dengan catatan ia bakal terus menolak perpanjangan kontrak yang diajukan.
PSG masih memegang kendali atas situasi Mbappe. Mereka punya opsi melego Mbappe saat ini atau membiarkan sang bintang pergi dengan baik-baik di akhir musim. Perbuatan seperti mengurung Mbappe layaknya yang pernah mereka lakukan pada Adrien Rabiot tidak sepatutnya terulang.
PSG sudah sepatutnya sadar bahwa Mbappe tidak sepenuhnya puas berada dalam istana emas yang telah mereka buat agar Mbappe betah.






