Akun Instagram kini menyimpan jauh lebih banyak daripada sekadar foto. Di dalamnya ada percakapan pribadi, data kontak, kenangan keluarga, bahkan akses ke layanan lain yang terhubung. Tidak heran jika akun Instagram menjadi sasaran empuk peretasan: sekali akun direbut, peretas dapat menyamar sebagai pemiliknya, menipu kontak, hingga mengunci pemilik asli dari akunnya sendiri. Kabar baiknya, sebagian besar peretasan dapat dicegah dengan langkah-langkah keamanan dasar yang disediakan Instagram sendiri.
Pusat Bantuan Instagram menegaskan bahwa autentikasi dua faktor adalah langkah tunggal yang paling efektif untuk melindungi akun dari peretas. Selain itu, Instagram juga menekankan pentingnya kata sandi yang kuat dan unik, kewaspadaan terhadap aplikasi pihak ketiga, serta langkah pemulihan bila akun sudah diretas. Berikut ini tujuh cara mengamankan akun Instagram dari peretasan, berdasarkan panduan resmi tersebut.

1. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor
Autentikasi dua faktor melindungi akun dengan meminta kode tambahan setiap kali ada upaya login dari perangkat yang tidak dikenali. Dengan perlindungan ini, kata sandi yang bocor saja tidak cukup bagi peretas untuk masuk, karena mereka juga membutuhkan kode yang hanya dikirim ke perangkat Anda. Instagram menyebut langkah ini sebagai langkah tunggal yang paling efektif untuk melindungi akun dari peretas. Aktifkan melalui Pusat Akun (Accounts Center) pada menu Pengaturan, bagian Kata sandi dan keamanan, lalu pilih Autentikasi dua faktor dan ikuti langkahnya, misalnya dengan aplikasi autentikator atau kode melalui pesan singkat.
2. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Gunakan kata sandi yang kuat dan unik, yang tidak dipakai untuk akun lain. Instagram menyarankan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan simbol, serta menghindari informasi pribadi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan. Jangan pernah memberikan kata sandi kepada orang yang tidak dikenal dan dipercaya. Untuk mengelola banyak kata sandi, pertimbangkan pengelola kata sandi pihak ketiga yang tepercaya, dan ubahlah kata sandi secara berkala, terutama bila Instagram mendeteksi bahwa kata sandi Anda mungkin telah dicuri.
Baca Juga: 5 Cara Mengamankan Akun Email dari Peretasan dan 7 Cara Mengamankan Akun Media Sosial dari Peretasan
3. Amankan Email yang Terhubung dengan Akun
Email adalah gerbang pemulihan akun. Siapa pun yang dapat membaca email Anda kemungkinan besar juga dapat mengakses akun Instagram Anda, karena tautan pengaturan ulang kata sandi dikirim ke email tersebut. Karena itu, amankan email dengan kata sandi yang berbeda dari kata sandi Instagram dan aktifkan pula autentikasi dua faktor pada akun email. Periksa secara berkala apakah ada aktivitas mencurigakan pada email Anda, seperti pesan pengaturan ulang yang tidak pernah Anda minta.
4. Hati-Hati Memberi Izin pada Aplikasi Pihak Ketiga
Berhati-hatilah ketika mengizinkan aplikasi pihak ketiga mengakses akun Instagram Anda. Jangan pernah membagikan informasi login kepada aplikasi yang tidak dipercaya, karena aplikasi tersebut dapat menyalahgunakan akses yang diberikan. Periksa secara berkala daftar aplikasi dan situs web yang terhubung dengan akun Anda melalui menu Pengaturan, dan cabut akses aplikasi yang sudah tidak digunakan atau terlihat mencurigakan. Semakin sedikit pihak yang memegang akses, semakin kecil celah bagi peretas.
5. Keluar dari Akun pada Perangkat Bersama
Selalu keluar dari Instagram ketika menggunakan komputer atau ponsel yang dipakai bersama orang lain, dan jangan mencentang opsi untuk mengingat login pada perangkat tersebut. Akun yang tetap masuk pada perangkat bersama dapat disalahgunakan oleh siapa pun yang memegang perangkat itu setelah Anda. Periksa juga daftar perangkat yang sedang login pada akun Anda melalui Pusat Akun, dan keluarkan sesi dari perangkat yang tidak Anda kenali.
6. Waspadai Phishing dan Tautan Palsu
Banyak peretasan berawal dari phishing: pesan atau email palsu yang menyamar sebagai Instagram dan meminta Anda login melalui tautan tiruan. Instagram tidak pernah meminta kata sandi Anda melalui pesan langsung atau email. Jika menerima pesan yang mengatasnamakan Instagram dan mendesak Anda segera login atau memverifikasi akun, jangan klik tautannya; bukalah aplikasi Instagram secara langsung dan periksa notifikasi resmi di dalam aplikasi. Kewaspadaan sederhana ini dapat menggagalkan sebagian besar upaya peretasan.
7. Segera Bertindak Bila Akun Diretas
Jika seseorang berhasil mengakses akun Anda atau Anda tidak dapat lagi login, segera kunjungi instagram.com/hacked melalui peramban di komputer atau ponsel untuk mengamankan akun. Ikuti langkah pemulihan yang ditawarkan, termasuk memeriksa email terkait dan mengganti kata sandi. Semakin cepat bertindak, semakin besar peluang akun dapat dipulihkan sebelum peretas mengubah data pemulihan dan mengunci Anda sepenuhnya.
Keamanan akun Instagram pada dasarnya adalah soal kebiasaan: autentikasi dua faktor yang aktif, kata sandi yang kuat dan unik, email yang aman, izin aplikasi yang terkendali, dan kewaspadaan terhadap phishing. Luangkan beberapa menit hari ini untuk memeriksa ketujuh hal di atas, karena mencegah peretasan jauh lebih mudah daripada memulihkan akun yang sudah direbut.
Sumber:
- Instagram Help Centre, Secure your Instagram account






