Redmi K100 Resmi Meluncur, Baterai 10.000 mAh dan Layar 165 Hz Jadi Andalan

Digital Learning

Xiaomi resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari Redmi K100 Series, yaitu Redmi K100, di pasar China pekan ini. Perangkat tersebut menjadi pelengkap dari Redmi K100 Pro dan Redmi K100 Pro Max yang sudah diperkenalkan pada Agustus lalu. Berbeda dari dua saudaranya, Redmi K100 dibekali baterai dengan kapasitas lebih besar, yaitu 10.000 mAh.

Xiaomi mengklaim baterai berbahan silikon-karbon tersebut mampu menunjang penggunaan hingga 2,5 hari. Redmi K100 juga mendukung pengisian cepat 100 watt melalui kabel, serta mendukung pengisian daya balik atau reverse charging melalui kabel hingga 27 watt. Fitur reverse charging memungkinkan ponsel mengisi daya perangkat lain, mirip seperti mekanisme powerbank.

Ada pula fitur bypass charging yang memungkinkan daya dialirkan langsung ke ponsel saat bermain game. Fitur tersebut dirancang untuk mengurangi panas serta keausan baterai akibat proses pengisian dan pemakaian secara bersamaan. Bagi pengguna yang gemar bermain game dalam waktu lama, fitur ini menjadi nilai tambah yang penting.

Selain baterai besar, chipset juga menjadi fitur yang diunggulkan di Redmi K100. Ponsel ini mengandalkan chip Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB dan media penyimpanan UFS 4.1. Xiaomi turut menyematkan chip grafis khusus D2 untuk mendukung peningkatan resolusi dan interpolasi frame saat bermain game. Menurut Xiaomi, Redmi K100 mampu menjalankan lebih dari 40 game dengan frame rate hingga 165 FPS secara langsung, sedangkan fitur interpolasi frame tersedia untuk lebih dari 100 game yang kompatibel.

Xiaomi membekali ponsel ini dengan sistem pendingin 3D berbasis pompa sirkulasi dan material grafit. Sistem ini bertujuan menjaga suhu ponsel tetap adem dan menjaga performa perangkat ketika dipakai bermain game dalam waktu lama, sehingga kinerja tidak cepat menurun akibat panas berlebih.

Redmi K100 mengusung layar OLED datar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 2.772 x 1.280 piksel, refresh rate 165 Hz, touch sampling rate 480 Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 3.500 nit. Di sektor kamera, ponsel ini memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion 800, bukaan f/1.68, dan penstabil gambar optik, ditemani kamera ultrawide 8 MP, sedangkan kamera depan memiliki resolusi 20 MP.

Fitur lainnya meliputi sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, speaker stereo Dolby Atmos, dan Wi-Fi. Ponsel ini juga memiliki sertifikasi ketahanan terhadap debu dan air IP66, IP68, IP69, serta IP69K. Redmi K100 menjalankan HyperOS 4 dan asisten Super XiaoAI 2.0. Perangkat ini memiliki dimensi 162,91 x 77,93 x 8,65 milimeter dengan bobot 234,5 gram.

Di pasar China, Redmi K100 tersedia dalam varian warna Black, Snow Rock White, dan Firefly Green. Harganya adalah 3.499 yuan atau sekitar Rp 9,5 juta untuk varian 12/256 GB, 4.099 yuan atau sekitar Rp 11,1 juta untuk 12/512 GB, dan 4.499 yuan atau sekitar Rp 12,6 juta untuk 16/512 GB. Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran Redmi K100 di pasar global, termasuk Indonesia. Ponsel ini disebut akan dipasarkan di luar China dengan nama berbeda, yaitu Poco F9, sebagaimana dikutip KompasTekno dari NotebookCheck. Informasi teknologi lainnya dapat dibaca melalui kategori Tekno di Buletin Islam.

Baca Juga: Indonesia Siapkan Peta Jalan Pengganti Impor Komponen Kendaraan Listrik

Sumber:

Pos terkait