Karena terjadi reaksi kimia di dalamnya dan menghasilkan gas berlebih sehingga menjadi kembung.
Salah satu pemicu baterai mobil listrik mengalami panas berlebihan akibat kerap mengisi daya atau recharge dari posisi low battery. Ketika kebiasaan ini kerap terulang, “Lama-lama bisa merusak sel-sel baterai mobil listrik,” tambah wanita ramah ini.
Sehingga agar baterai listrik tidak cepat panas, Uri menyarankan untuk recharge setiap selesai digunakan.
“Meskipun daya baterai masih banyak, sebaiknya tetap charge baterai usai digunakan,” tandasnya.
Selain itu, trik ini juga mempersingkat waktu pengisian baterai sehingga charger yang digunakan tidak menjadi panas.






