Karena memiliki banyak bubuk besi, friksi yang terjadi saat bersentuhan dengan kampas rem jadi lebih besar dan bikin rem lebih pakem.
Sedangkan kampas rem biasa menggunakan campuran bahan steel fiber, selulosa, rock wool, grafit dan kevlar.
“Karena perbedaan bahan tersebut, kampas rem sintered lebih menghasilkan sedikit debu dan lebih konsisten dipakai saat kering atau basah,” lengkapnya.
Meskipun demikian, kampas rem sintered punya kekurangan yaitu harga yang tentu lebih mahal dari kampas rem biasa.
Selain itu, efek samping cengkraman yang lebih kuat pada kampas rem sintered berisiko lebih rentan mengikis piringan cakram.






