Menurut Ari, saat dibuat dari pabrik, mangkok kampas ganda sudah dihitung bobot setiap sisinya agar bisa seimbang saat berputar.
“Makanya, dibeberapa mangkok kampas ganda ada yang ditambahkan balancer. Itu agar bobotnya rata dan seimbang saat berputar,” tambahnya.
Nah, saat mangkok kampas ganda dibuatkan lubang dengan cara dibubut atau bor, memang menjadi lebih mudah untuk mengeluarkan kotoran.
Namun, bobot pada mangkok kampas ganda jadi berubah lagi.
Itu yang bikin putaran mangkok kampas ganda bisa goyang, dan malah bikin CVT bergetar.
Selain bikin putaran mangkok kampas ganda jadi tidak seimbang, Ari juga menyebut ada bahaya dari melubangi mangkok kampas ganda.
“Kalau melubanginya tanpa perhitungan, mangkok kampas ganda bisa pecah. Kan sudah pernah ada kejadian seperti itu,” tutupnya.

