Rating Merosot, Sinyal MotoGp Akan Ditinggalkan Penontonya

“ Aksi salip sangat minim karena kini satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan adalah mengerem telat, mengambil lebih banyak risiko dan itulah kenapa kalian sering melihat tabrakan karena semua pembalap berusaha keras nyalip saat masuk di tikungan. Perangkat elektronik dll membuat segalanya bodoh. Singkirkan itu semua. Sekali lagi jadikan elektronik hanya sebagai jaring pengaman, bukan untuk tingkat persaingan yang mutlak mendominasi. Aku sempat merasakan elektronik ketika aku di Motogp dan aku tidak menikmatinya. Aku suka membalap dari hal-hal sederhana dan biarkan pembalap yang mencari traksi serta gas secara mekanis. Merasakannya secara natural…

” Memang selalu ada pro kontra. Namun ketika terjadi pertarungan yang seru diatas trek terjadi, kombinasi motor dan pembalap yang dominan maka semuanya bakal sangat memuaskan. Sementara sekarang tidak karena semua pembalap hanya mengandalkan elektronik. Aku rasa 2006 atau mungkin 2007 adalah awal munculnya traksi kontrol yang membuatku kurang suka karena motor seperti robot. Hanya saja dimasa lalu semuanya masih cukup minim akan tetapi sekarang aku rasa sudah sangat tidak rasional…….

Bacaan Lainnya

” Jadi menurutku aku tidak berpikir bahwa Honda dan Yamaha harus disalahkan atas situasi saat ini. Sebaliknya, aku pikir peraturan telah diubah untuk membantu pabrikan Eropa dengan aerodinamika mereka. Beberapa tahun lalu diputuskan untuk melarang semua alat bantu aerodinamis, tapi kemudian rencana ini tiba-tiba dibatalkan lagi. Itulah mengapa Suzuki meninggalkan MotoGP, aku juga khawatir Honda dan Yamaha akan pergi karena arah pengembangan motor yang semakin tidak rasional…

” Motogp saat ini menjadi mobil Formula 1 beroda dua. Terakhir kali aku lihat masih motor sport dan bukan Formula 1. Beberapa tahun yang lalu dikatakan harus pergi ke arah yang berbeda, tetapi sekarang tiba-tiba berubah. Aerodinamika menghabiskan banyak sumber daya dan juga lebih sulit untuk mengembangkan sesuatu dengan cepat di Jepang dibandingkan di Eropa. Sulit untuk mengetahui apa yang ada di benak para pembuat keputusan di pabrikan Jepang, aku belum berbicara dengan mereka secara pribadi. Namun faktanya mereka sedang berjuang dan mungkin tidak mau mengikuti perkembangan ini. Menurut pendapatku, seharusnya motor tidak menggunakan sirip, winglet, dan semacamnya”…tutup Casey. Ediannn…kali ini IWB kok setuju 1000% dengan Casey

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *