مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ سَائِرَ سَنَتِهِ (رَوَاهُ الطَّبَرَانِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ وَغَيْرُهُمَا)
Artinya: “Barang siapa melapangkan nafkah belanja kepada keluarganya (istri, anak dan orang-orang yang ia tanggung nafkahnya) pada hari ‘Asyura’, maka Allah akan melapangkan rezeki baginya sepanjang tahun” (HR ath Thabarani, al-Baihaqi dan lainnya).
Setelah menyebutkan beberapa jalur periwayatan dari hadits di atas dalam kitab Syu’abul Iman, Imam al-Baihaqi berkomentar:
هٰذِهِ الْأَسَانِيدُ وَإِنْ كَانَتْ ضَعِيفَةً فَهِيَ إِذَا ضُمَّ بَعْضُهَا إِلَى بَعْضٍ أَخَذَتْ قُوَّةً
Artinya: “Sanad-sanad ini meskipun lemah, namun jika digabungkan menjadi kuat.”
Hadirin Jamaah Jum’ah Yang Dirahmati Allah swt., Dua amalan di atas-lah yang secara eksplisit disebutkan dalam hadits, yaitu berpuasa dan melapangkan nafkah belanja kepada keluarga.
Adapun amalan-amalan lain di hari ‘Asyura’ yang disebutkan oleh sebagian ulama, seperti melakukan shalat tasbih, sedekah, mengunjungi ulama, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, memakai celak, bersilaturahim dan lain-lain, maka boleh-boleh saja diamalkan pada hari ‘Asyura’ meskipun tidak ada hadits yang secara khusus menganjurkannya.
Karena itu semua adalah amalan-amalan yang baik dan dianjurkan untuk dilakukan, baik pada hari ‘Asyura’ ataupun lainnya.
Hadirin Jamaah Jum’ah Yang Dirahmati Allah swt., Sedangkan mengenai peristiwa penting bulan Muharram, terutama pada hari ‘Asyura’, di antaranya adalah:
- Para hari ‘Asyura’, Allah menerima taubat Nabi Adam ‘alaihis salam dari maksiat yang beliau lakukan, yang bukan kufur, bukan dosa besar dan bukan dosa kecil yang mengandung unsur kehinaan jiwa.
- Pada hari ‘Asyura’, Allah menyelamatkan Nabi Nuh alaihis salam dan kaumnya yang beriman dari air bah yang menenggelamkan seluruh apa yang ada di atas muka bumi.
- Pada hari ‘Asyura’, Allah menenggelamkan Fir’aun dan menyelamatkan Nabi Musa ‘alaihis salam dan kaumnya yang beriman.
- Pada hari ‘Asyura’, Allah menyelamatkan Nabi Yunus ‘alaihis salam dari dalam perut ikan Hut.
- Pada hari ‘Asyura’, Allah menganugerahkan kekuasan dan kerajaan kepada Nabi Sulaiman alaihis salam.
- Pada hari ‘Asyura’, Allah menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub ‘alaihis salam yang diderita selama 18 tahun. Penyakit itu bukanlah penyakit yang menjijikkan. Tidak benar bahwa beliau sakit sampai-sampai keluar ulat atau belatung dari tubuhnya.
- Pada hari ‘Asyura’ tahun 4 H, terjadi perang Dzatur Riqa’.
- Pada hari ‘Asyura’ tahun 61 H, Sayyiduna al-Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhuma terbunuh sebagai syahid di tangan orang-orang yang berbuat zalim kepadanya di Karbala’, Iraq.
Dan masih banyak lagi kejadian dan peristiwa penting lainnya yang terjadi pada bulan Muharram yang kesemuanya menunjukkan kemuliaan dan keutamaan bulan Muharram.
Hadirin Jamaah Jum’ah Yang Dirahmati Allah swt., Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah kedua bisa anda baca pada halaman berikutnya




