Buletin Islam | Pelaksanaan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung telah usai, dan hari ini Ketua Umum PBNU yang baru, KH. Yahya Cholil Staquf resmi menggantikan KH. Said Aqil Siradj.
Ada sejumlah Agenda pada Muktamar NU 34 kali ini, dan puncaknya, adalah pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Periode 2022-2026.
Sebelumnya, ada empat bakal calon yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj.

KH Yahya Cholil Staquf berhasil terpilih lewa voting peserta muktamar yang dilakukan pada Jumat 24 Desember 2021.
Baca Juga : Profil KH. Yahya Cholil Staquf Ketum PBNU – 2022-2026
Dalam perhitungan hasil voting, ada kejar mengejar suara antara KH. Said Aqil Siradj sebagai petahana dan KH Yahya Cholil Staquf.
Namun dipertengahan perhitungan, suara sah yang masuk dan memilih KH Yahya Cholil Staquf semakin meningkat tajam meninggalkan perolehan suara KH. Said Aqil Siradj.
Hasil Final Voting Pemilihan Ketum PBNU 2022-2029
Dari hasil perhitungan, diperoleh data berikut ini.
- KH. Said Aqil Siradj : 210
- KH Yahya Cholil Staquf : 337
- Suara Tidak Sah : 1
Sementara ini di berbagai grup Whatsapp dan media sosial, sudah banyak berita dan flayer yang sudah menyatakan selamat atas terpilihnya kedua kandidat meskipun perhitungan belum usai.
Baca Juga : SAH ! KH Yahya Cholil Staquf Jadi Ketum PBNU 2022-2026
Dari pantauan di perhitungan suara untuk memilih bakal calon Ketua Umum PBNU tersebut, tampak para peserta semakin antusias terutama saat suara KH Yahya Cholil Staquf semakin menjauh dan unggul.
Denggan hasil tersebut, maka diputuskan KH Yahya Cholil Staquf akan memimpin Ormas Terbesar di Indonesia tersebut masa khidmat 2022-2026.






