Begini Fungsi Resistor Pada Busi Pada Motor Injeksi


Diko menjelaskan, bila terjadi lonjakan gelombang elektromagnetik pada motor injeksi, akan mengakibatkan gangguan seperti suara berisik atau noise saat busi bekerja yang bisa membuat masalah atau kerusakan pada sensor injeksi. Ketika terjadi gangguan pada sensor, otomatis akan mempengaruhi sistem kerjanya. Salah satu contoh, seperti ECU yang terganggu sehingga membuat proses pembakaran juga tak optimal.

Hal tersebut karena perangkat ECU juga memiliki sifat yang sensitif terhadap perubahan gangguan arus listrik, termasuk ketika terjadi lonjakan elektromagnetik yang bisa mengganggu sistem kerjanya. “Saat sensor bermasalah, juga berimbas pada perintah dari sistem ECU yang menjadi terganggu atau tak akurat sehingga mempengaruhi optimalnya proses pembakaran pada kendaraan juga,” ujar Diko.
Karena itu, disarankan untuk pemilik motor injeksi, tidak asal memilih busi. Pastikan busi yang digunakan sudah memiliki resistor untuk mencegah kerusakan-kerusakan yang tak diingingkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *