Rawat Injektor
Di Indonesia kini sudah banyak beredar kendaraan dengan teknologi injeksi, khususnya pada sepeda motor.
Perawatan injektor pada kendaraan dapat dilakukan jika pengendara melakukan perawatan dan pemeriksan rutin ke bengkel.
Baca juga : Berikut Ciri-ciri Roller CVT Motor Harus Diganti
Merawat injektor motor sebenarnya tidak sulit. Diantaranya adalah dengan mengisi bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan mengupayakan tangki bahan bakar tidak sering kosong.
Injektor yang dalam kondisi baik akan membuat proses pengkabutan bahan bakar diruang pembakaran tetap sempurna sehingga tidak ada bahan bakar yang terbuang sia-sia.
Bersihkan Filter Udara
Filter udara, menjadi salah satu komponen penting pada sebuah kendaraan. Jika kondisinya selalu dalam kondisi bersih dan baik akan membuat aliran udara ke ruang pembakaran menjadi optimal, sehingga proses pembakaran tetap sempurna.
Hal ini karena saat proses pembakaran, sistem injeksi atau karburator akan membutuhkan udara yang bersih, dan itu didapat berkat hasil penyaringan udara melalui filter udara. Namun, jika filter udara kotor tentu berimbas pada proses pembakaran di dalam mesin.
Selain membuat mesin jadi tidak bertenaga, kondisi tersebut dapat merusak komponen mesin jika dibiarkan dalam waktu yang lama.
Perhatikan rantai/CVT
Rantai/cvt menjadi salah satu bagian yang harus selalu diperhatikan oleh pengendara. Keberadaannya sangat memengaruhi kualitas berkendara selama di jalan dan merupakan salah satu bagian yang cukup vital bagi kendaraan.
Merawat dan menjaga kondisi akan membuat usia pemakaiannya jadi lebih tahan lama. Selain itu, proses transfer tenaga dari mesin ke roda belakang tetap optimal.
Jika kondisi rantai/cvt tak terjaga kondisinya, bisa menghambat proses transfer tenaga ke roda belakang. Akibatnya performa mesin akan menurun.
Kondisi rantai/cvt yang tak terawat dapat membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros dan menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.






