OTO MODIF : Knalpot brong atau knalpot sepeda motor yang dimodifikasi dengan suara lebih keras kerap menjadi sorotan, bukan hanya karena mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga karena dampaknya terhadap polusi udara dan konsumsi bahan bakar.
Baca juga : Pemakaian Setahun Motor Listrik ini Masalah Umum yang Sering Terjadi
Meski dianggap meningkatkan performa kendaraan, knalpot jenis ini justru memiliki sejumlah kelemahan yang merugikan penggunanya maupun lingkungan sekitar. Menurut Ali Fuqron, teknisi Suzuki Meril di Jakarta Barat, penggunaan knalpot brong dapat memengaruhi kinerja mesin kendaraan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
“Modifikasi seperti knalpot brong sering kali mengubah tekanan balik (back pressure) di dalam mesin. Hal ini membuat mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar meningkat,” kata Ali , Selasa (24/12/2024). Ali menambahkan, bahwa selain membuat bahan bakar lebih cepat habis, knalpot brong juga menghasilkan emisi yang lebih buruk dibandingkan knalpot standar.






