Bekerja tanpa henti selama berjam-jam sering terasa produktif, padahal konsentrasi justru menurun. Otak membutuhkan jeda singkat untuk kembali segar, sama seperti tubuh yang perlu istirahat setelah bergerak lama. Istirahat sejenak bukan tanda malas, melainkan bagian dari cara kerja yang sehat.
Dalam pembahasan kesehatan, jeda singkat dianjurkan dilakukan secara berkala: berdiri dan meregangkan badan, berjalan sebentar, atau sekadar mengalihkan pandangan dari layar. Beberapa menit saja sudah cukup untuk mengurangi rasa penat pada mata dan leher.
Istirahat juga sebaiknya benar-benar lepas dari pekerjaan. Menatap layar lain atau membalas pesan kerja tidak memberi efek yang sama dengan jeda yang tenang. Minum air putih, menghirup udara segar, atau berbincang ringan dengan rekan bisa menjadi pilihan sederhana yang menyegarkan.
Setelah jeda, pekerjaan yang tertunda sering terasa lebih mudah diselesaikan. Pikiran yang segar membantu mengambil keputusan dengan lebih jernih dan mengurangi kesalahan kecil. Membiasakan jeda singkat setiap satu hingga dua jam adalah investasi kecil untuk hari kerja yang lebih nyaman.
Baca Juga: Penderita Cacar Monyet di Singapura Bertambah Jadi 10 Kasus, Waspadai Gejalanya | Jangan Panik, Hepatitis Akut Misterius Pada Anak Bisa Disembuhkan, Asalkan Tetap Waspada Gejalanya
Sumber: Kompas.com, “Manfaat Istirahat Singkat di Tengah Kerja”



