Obrolan yang bisa dilakukan pakai intercom bisa seperti dari penumpang ke pembonceng, mengingatkan biar tidak mengantuk. Begitu juga buat pengendara memberi informasi ke risiko bahaya di jalan ke pengendara lainnya. “Misal mengabarkan kondisi motor, seperti ingin berhenti atau isi bensin. Ingatkan juga pengendara lain kalau ada yang membahayakan. Poin-poin penting saja, agar konsentrasi berkendara tetap fokus,” kata Agus.
Pos terkait
KPK: Penyidikan Cukai PT Djarum Murni Penegakan Hukum, Berawal dari Bukti dan OTT Bea Cukai
KPK Dalami Dugaan Konflik Kepentingan di Balik Pengadaan Dana Bencana BNPB
Jakarta Siapkan Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik, dari Kajian hingga Titik Kumpul Bengkel
Jumat Ini, Samsat Keliling Hadir di 14 Titik Jadetabek: Ini Daftar Lokasi dan Jamnya
Pangsa Mobil Listrik Indonesia Melonjak hingga 16,88 Persen, Industri Dalam Negeri Didorong Mengejar




